Mengenal CASEL dan Pentingnya Social Emotional Learning (SEL) dalam Dunia Pendidikan
Surabaya, 14 Juni 2025 - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan semakin menekankan pentingnya pengembangan keterampilan non-akademik untuk mendukung kesuksesan siswa secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang kini banyak dibicarakan adalah Social Emotional Learning (SEL) atau Pembelajaran Sosial Emosional. Lembaga yang paling dikenal dalam pengembangan dan promosi konsep ini adalah CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning).
Apa Itu CASEL?
CASEL adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1994, berfokus pada pengembangan dan promosi SEL di lingkungan sekolah. Tujuan utama CASEL adalah membantu semua anak dan remaja tumbuh menjadi individu yang sehat secara emosional, sosial, dan akademik.
CASEL memformulasikan lima kompetensi utama SEL yang menjadi dasar dalam pembelajaran dan pengembangan siswa:
-
Kesadaran Diri (Self-Awareness)Kemampuan mengenali emosi diri, nilai pribadi, dan kepercayaan diri.
-
Pengelolaan Diri (Self-Management)Kemampuan mengatur emosi, mengelola stres, dan menetapkan serta mencapai tujuan.
-
Kesadaran Sosial (Social Awareness)Kemampuan memahami perspektif orang lain, menunjukkan empati, dan menghargai keragaman.
-
Keterampilan Hubungan Sosial (Relationship Skills)Kemampuan menjalin dan memelihara hubungan sehat, bekerja sama, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif.
-
Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (Responsible Decision-Making)Kemampuan membuat pilihan berdasarkan etika, keamanan, dan kesejahteraan diri maupun orang lain.
Mengapa SEL Penting dalam Pembelajaran?
Integrasi SEL ke dalam kegiatan belajar mengajar membawa banyak manfaat, baik bagi siswa maupun seluruh komunitas sekolah. Berikut adalah beberapa alasan mengapa SEL sangat penting:
1. Meningkatkan Prestasi Akademik
Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan pembelajaran SEL menunjukkan peningkatan performa akademik rata-rata sebesar 11%. Dengan emosi yang lebih stabil dan kemampuan sosial yang baik, siswa lebih fokus dan mampu menyerap materi pelajaran dengan lebih efektif.
2. Mengurangi Masalah Perilaku
SEL membantu siswa mengembangkan kontrol diri dan kemampuan berempati, yang berkontribusi pada penurunan perilaku negatif seperti perundungan, kekerasan, atau pelanggaran disiplin di sekolah.
3. Mendukung Kesehatan Mental
Dengan mengenali dan mengelola emosi sejak dini, siswa lebih siap menghadapi tekanan hidup dan risiko gangguan kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi.
4. Mempersiapkan Kehidupan di Luar Sekolah
Keterampilan sosial dan emosional tidak hanya berguna di ruang kelas, tetapi juga penting dalam dunia kerja, hubungan antarpribadi, dan kehidupan bermasyarakat. SEL membekali siswa untuk menjadi warga yang bertanggung jawab dan produktif.
5. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif
Sekolah yang menerapkan SEL secara menyeluruh cenderung memiliki budaya yang inklusif, aman, dan suportif, yang mendorong keterlibatan semua siswa dalam proses belajar.
Pendidikan tidak lagi hanya tentang apa yang siswa ketahui, tetapi juga tentang siapa mereka dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia sekitar. Melalui kerangka yang dikembangkan oleh CASEL, Social Emotional Learning menjadi jembatan penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Maka dari itu, sudah saatnya SEL menjadi bagian integral dari kurikulum di setiap sekolah.