Workshop Tata Kelola Jurnal Ilmiah dengan Narasumber Prof. Apt. I Ketut Adnyana, Ph.D. (Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kemdikbudsaintek)
Pada hari Selasa, 13 Mei 2025 Pukul 13.00-15.00
WIB, Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) melaksanakan Workshop Tata
Kelola Jurnal Ilmiah dengan narasumber Prof. Apt. I Ketut Adnyana, Ph.D. (Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat, Kemdikbudsaintek). Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Parmin M.Pd.
selaku Ketua Umum PPII. Pada kesempatan tersebut Prof. Apt. I Ketut Adnyana,
Ph.D. menyampaikan bahwa:
a.
Jumlah
jurnal nasional mengalami peningkatan signifikan setiap tahun, pada tahun 2019
terdapat 4.608 jurnal sedangkan tahun
2025 terdapat 13.642 jurnal (naik 196%).
b.
Penyebaran
jurnalnya: Sinta 6 (332 jurnal), Sinta 5 (4960 jurnal), Sinta 4 (4557 jurnal),
Sinta 3 (2238 jurnal), Sinta 2 (1208 jurnal) dan Sinta 1 (226 Jurnal).
c.
Tata kelola
jurnal harus ditingkatkan agar jurnal yang peringkat akreditasinya lebih rendah
segera naik ke peringkat akreditasi yang lebih tinggi, sementara itu jurnal
yang terakreditasi Sinta 1 dan 2 didorong agar segera terindeks sebagai jurnal
bereputasi (terindeks scopus dan WOS).
d.
Di Indonesia
sudah terdapat 207 jurnal internasional bereputasi terdiri dari: Q1 (26
jurnal), Q2 (26 jurnal), Q3 (61 jurnal), Q4 (35 jurnal) dan Non-Q (59 jurnal).
e.
Proses
akreditasi jurnal merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan
jurnal. Junla dengan skor akreditasi: 85 ≤ n ≤
100 (Sinta 1), 70 ≤ n < 85 (Sinta 2), 60 ≤ n < 70 (Sinta 3), 50 ≤ n < 60(Sinta 4), 40 ≤ n
< 50 (Sinta 5) dan 30 ≤ n < 40
(Sinta 6)
f.
Pengelolaan
jurnal meliputi: Proses review, plagiarism chek, konsistensi penulisan,
diversity author, English editor, timelines, sitasi, dan call for papers
Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Prodi S3 Pendidikan FMIPA Universitas Negeri Surabaya yakni Jurnal Penelitian Pendidikan Sains yang sudah terakreditasi Sinta 3, sehingga bisa naik peringkat terakreditasi Sinta 2 atau scopus.